Sekilas dari 1 Muharram 1431 H di Sulang

Peserta Jalan Santai "Colorfull"

Oleh: Dwiyoga Nugraha

Tanggal 1 Muharram selalu diperingati oleh seluruh umat Muslim di penjuru dunia. Di Indonesia (khususnya di Jawa) dikenal sebagai hari 1 Syuro.

Di Sulang yang mayoritas penduduknya beragama Islam, malam pergantian tahun baru Islam ini diperingati dengan sederhana. Nyaris tidak ada kegiatan massa. Paling hanya ngobrol-ngobrol bareng sampai larut (alaaah  kalo ini mah udah kebiasaan… ) atau berdzikir dan bershalawat di rumah masing-masing, memohon ampunan dan memanjatkan harapan dalam kehidupan selanjutnya.

Hari Jumat tanggal 18 Desember 2009 langit Sulang agak mendung. Matahari enggan bersinar sampai ke tanah, terhalang gumpalan lembut mendung yang membawa titik titik embun. Halaman Kantor Kecamatan Sulang sudah ramai oleh ratusan orang yang berpakaian olah raga. Anak-anak tak kalah semangat di hari jumat sejuk itu, hari itu rupanya diselenggarakan acara jalan sehat memperingati Tahun Baru 1 Muharram 1431 H.

Acara yang didukung oleh MWC NU Sulang ini diorganisasi oleh beberapa tokoh muda Sulang. Kepanitiaan yang dipimpin oleh Bp. Sadjad telah memasuki tahun yang kedua.

Tahun lalu acara serupa sukses mengajak 700an peserta, jalan sehat kali ini diikuti sekitar 1500 partisipan. Dengan menempuh rute yang sama ( Halaman Kecamatan, Jalan Gunem, lewat jembatan jatimudo, Ngemplak, Sulang Utara, kembali lagi ke halaman kecamatan ).

Jumlah peserta sebanyak itu tidak hanya datang dari desa Sulang saja, banyak peserta yang mengaku berasal dari Pomahan, Seren, Landoh, bahkan ada yang dari Kabupaten Blora.

Crossing Jatimudo Bridge

Walaupun acaranya bisa dibilang sederhana dan ringkas persiapan, kemeriaahan acara dinilai melebihi ekspektasi panitia. Panitia menyediakan ratusan bingkisan untuk peserta yang beruntung dalam pengundian hadiah, lumayanlah ada handphone juga hadiahnya. Diharapakan dengan adanya acara seperti ini akan (paling tidak) memberi pendidikan bagi generasi muda dan mengingatkan bahwa peringatan pergantian tahun tidak harus diisi hiburan yang tidak efektif, terlebih dalam Islam tidak diajarkan untuk menghambur hamburkan harta guna keperluan yang tidak berguna ya tho ?

Selain diisi dengan gerak jalan, acara tersebut juga dimeriahkan dengan hiburan rebana Hadrah dari Pondok Pesantren Alhamdulillah Kemadu Sulang, selain itu ada beberapa peserta Sunatan Gratis yang diundang oleh panitia. Kesimpulannya, acara 1 Muharam 1431 H di Sulang kali ini berjalan lebih meriah dan lancar. Alhamdulillah.

10 Muharram 1431 H Di Kecamatan Sulang

Santunan Anak Yatim / Piatu Kec Sulang 1431 H

Seperti tahun sebelumnya, acara 10 Muharram di Desa Sulang kali ini diisi dengan agenda santunan kepada Yatim/Piatu. Bersama kita ketahui dalam Al Quran Surah Al Ma’un yang berisi tentang larangan menghardik anak yatim, berarti menyayangi adalah sebuah kewajiban Bagi kita kepada mereka. Sungguh ini adalah momentum yang tepat ( walau setiap saat sebenarnya adalah saat yang tepat ) untuk saling berbagi, sekaligus mengajarkan akan cinta kasih dan saling menyayangi sesama muslim. Acara santunan ini dihadiri ratusan warga dari penjuru kecamatan Sulang. Dengan agenda utama pemberian santunan kepada 40 anak perempuan dan 54 anak laki laki dari 100 lebih undangan panitia, berarti beberapa undangan berhalangan untuk datang. Acara tersebut juga diisi dengan Tausiyah oleh KH Sirofuddin dari Rembang.

Mendengar Tausiyah

Beliau berpesan kepada kita untuk memahami substansi dari beramal sholih dan berbuat kebajikan, dengan penyampain yang kocak Gus Sirof-Panggilan KH Sirofuddin tak urung bisa membuat anak anak dan para jamaah tertawa riang. He he he Cqiqiqiqiq,,,”Gus Sirop suarane lucu ! ” ujar salah seorang anak bergigi ompong yang duduk didekat tangga Masjid Jami’ Sulang tempat acara ini berlangsung. Sorry gus guyon ki lho !!!!

Mendung diatas Masjid Sulang

Cuaca mendung yang menyelimuti Sulang dari pagi sampai siang sempat membuat was was panitia, namun Alhamdulillah yang turun hanya gerimis saja, itupun hanya hitungan menit. Senyum mengembang dari bibir anak yatim/piatu seolah memancarkan harapan masa depan mereka, namun itu semua tidak akan mungkin tanpa kehendak Allah, salah satunya adalah dari perhatian kaum muslim yang mampu. Gus Sirof juga mencontohkan, jangan sekali kali cuma bilag “Kasihan” tanpa kita melakukan apa-apa.

KH Kostur Menyerahkan Bingkisan

Acara ini berakhir dengan khidmat dan sederhana, Alhamdulillah, semoga tahun depan acara seperti ini masih bisa diadakan, sukur-sukur makin banyak dermawan yang ikut berpartisipasi, harapan Bp. Abdul Kholik selaku ketua Panitia.

6 thoughts on “Sekilas dari 1 Muharram 1431 H di Sulang

  1. Kunto .aku nardi.skrng q di ambon.aku dulu kls 1d .kls 2 aku pindah ke maluku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s