Bangunlah Blognya, Bangunlah Desanya, untuk Indonesia Raya

img_1331
Acara Pemberian Santunan untuk Anak Yatim se Kec. Sulang yang didokumentasikan oleh SO.

Menindaklanjuti peringatan Ki DHalang, ini naskah yang saya kirim ke lomba blog. Monggo dipunrespon. E

Catatan Editor

Hingga 2007, setiap kali memasukkan nama desa saya di mesin pencari, yang muncul adalah deretan dokumen yang sama sekali berbeda dengan harapan. Ego saya terusik. Sebab kampung halaman adalah sesuatu yang penting dalam hidup saya.

Beragam pertanyaan berseliweran di benak saya; “Apakah desa saya bukan sesuatu yang penting untuk mendapat tempat di jagat internet yang serba canggih?”, “Jangan-jangan setelah 10 tahun lebih saya meninggalkan desa dan mencari penghidupan di kota besar, seharusnya saya juga meninggalkan segala masa lalu di sana?”, Atau “Kalau pun desa saya ada di web, untuk apa? Toh sudah ada pihak-pihak yang mendapat amanah untuk mengurusnya.”

Faktanya, Sulang memang hanyalah sebuah desa kecil di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Bahkan pengelola peta online pun tidak menganggap penting untuk memotret dan mengupload detil wilayah ini. Tetapi bagi saya, Sulang adalah sebuah dunia yang sangat besar.

Di sanalah saya belajar berjalan, berlari, menangis, marah, dan tertawa. Di sanalah pertama kali saya sadar bahwa kita tidak sendirian di dunia ini. Belajar menyapa tetangga, berbagi, dan berekspresi. Di desa pula saya belajar bahwa tidak banyak saudara kita yang beruntung bisa mendapatkan gizi yang baik, pendidikan, jaminan kesehatan, dan pekerjaan yang layak.

Dulu saya sempat berpikir bahwa kalau ada tetangga kesulitan air bersih karena kekeringan, kurang gizi dan tidak bisa berobat saat sakit karena miskin, atau bahkan menganggur padahal mengantongi ijazah tinggi adalah semata-mata karena kesalahan sendiri. Coba mereka mau berusaha lebih keras lagi, pasti mereka tidak akan kesulitan seperti itu. Sehingga, apa peduli saya jika kesulitan-kesulitan hidup itu adalah hasil ulah mereka juga?

Untungnya pikiran serba sumir itu hanya sebentar tinggal di sela-sela benak saya. Saya segera menyadari bahwa kita tidak bisa menetapkan kambing hitam segala kesusahan hidup justru pada mereka yang mengalaminya. Dan saya juga mulai yakin bahwa kita harus bersatu padu bersama-sama mencari akar masalah yang menggelayut di langit Sulang. Langkah selanjutnya, lagi-lagi kita harus bersama-sama mencari solusi terbaiknya.

Mbangun Blog Mbangun Desa

Seperti baru mendapat pencerahan, semangat untuk membangun desa bergejolak kencang dalam dada ini. Saat itu, jangankan lautan Jawa, samudra api pun rasanya mampu untuk saya arungi demi membangun desa tercinta. Untung istri saya segera menyadarkan, “Iya kalau selamat sampai di seberang, kalau kamu kobong trus tenggelam trus nggak ada yang nolong, apa tidak saya yang rugi?” protesnya.

Benar juga, batin saya. Apalagi pengalaman berenang saya juga cuma sedangkal kali Mbah Mi. Lalu dengan apa saya bisa membangun desa kalau sekarang saya justru tidak tahu apa yang terjadi di sana? Pegawai pemerintah, bukan. Pengusaha banyak duit, ummm.. harus berusaha keras beberapa tahun lagi, deh. Lalu piye caramu mbangun ndesa?

Saya butuh beberapa saat untuk merenung. Satu-satunya yang saya mampu adalah membangun media (komunitas). Media jugalah yang menjadi sandaran nafkah keluarga kami selama ini. Jadi, saya niatkan, media jugalah yang akan kugunakan untuk membangun desa.

Akhirnya (sekaligus menjadi awalnya), Mei 2007, saya mulai meng-entry segala hal tentang Sulang (di belantara internet. Lahirlah blog Sulang dengan alamat sulang.wordpress.com.

Hingga beberapa bulan mengudara, web Sulang hanya menjadi taman bermain saya sendiri. Setiap fasilitas yang memungkinkan orang mengunjungi web Sulang saya gunakan. Undangan di Friendster, meninggalkan jejak di blog orang, sms, hingga segala macam upaya mencari perhatian sudah saya lakukan. Tetap saja belum mendongkrak kunjungan di web Sulang. Tapi saya mulai senang karena pelan-pelan saya bisa menemukan Sulang di mesin pencarian internet.

Syukurlah tidak sampai 1 tahun banyak warga Sulang yang mulai nimbrung. Tidak hanya membaca, berdebat, atau saling mengolok, lebih dari itu banyak yang kemudian terdorong untuk ikut menyumbangkan cerita, berita, dan gagasan-gagasan untuk Sulang. Sejak saat itulah blog Sulang sudah tidak menjadi mainan saya sendiri. Saya memilih menjadi pengatur lalu lintas informasi saja sambil berusaha sekuat tenaga agar blog ini tetap berada di relnya.

Dari Sulang untuk Indonesia

Sebuah prestasi yang diraih blog ini ketika warga desa mulai tertarik untuk ikut mengenal dunia cyber. Internet, yang sebelumnya dalam pandangan warga desa yang sederhana adalah sarang gambar dan film cabul, ternyata bisa berperan baik.

Kepercayaan warga pun makin meningkat terbukti dari kerelaan warga Sulang dengan menyumbangkan uangnya untuk membeli kamera digital. Sedikit demi sedikit mulai ada tempat untuk penggiat blog Sulang di kegiatan-kegiatan desa maupun kecamatan meski masih sebatas sebagai Mat Kodak alias tukang foto.

Terlebih ketika seorang dhalang berjam terbang tinggi (baik dalam berkesenian maupun usia) turun gunung memberi dukungan moral (dan material) ke blog ini. Dialektika makin berkembang ke arah gerakan yang lebih riil.

Tokoh ini pula yang menjadi jembatan antargenerasi di Sulang. Salah satunya, komunikasi dengan pemerintahan desa dan kecamatan bahkan kabupaten yang jarang bisa diakses anak muda pelan-pelan mulai nyambung. Tetapi lebih dari itu semua, semoga gagasan anak muda-anak muda Sulang mulai diperhitungkan oleh para pengambil keputusan.

Harapan kami tidak muluk-muluk. Ke dalam semoga blog ini bisa mendorong warga Sulang makin mengenali potensi diri dan lingkungan dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang ada. Ke luar, mari kita jalin relasi dengan semua pihak dan golongan di seluruh Indonesia dan jagat raya yang peduli atas kesejahteraan warga pedesaan.

Dengan mengenali diri dan berjuang bersama-sama, maka imposible is nothing.

137 thoughts on “Bangunlah Blognya, Bangunlah Desanya, untuk Indonesia Raya

  1. Selamat Mas!!! Saya kagum banget, iri ampe mati dan benci tujuh turunan ma sampeyan…..awas mas! say menyusul….(menyusul nikah apa menyusul buat blog?), Sukses terus untuk sampeyan dan warga Sulang!

  2. Assalaamu’alaikum warahmatullah…
    Salam buat semua admin So, khususnya untuk Mas Uud. Walaupun saya hanya dua tahun tinggal di Sulang, tapi So telah membangkitkan kenangan indah selama saya hidup disana.

    @ Mas Uud : Salam Kagem Paklik, Mas Nanang, Mas Dhodik, Mas Akim, Mas Agus, Mbak Ida, lan Mbak Anis sekeluarga…..

  3. Mana laptopnya ? katanya mau di kasi buat warga Sulang.


    Terima kasih atas komentarnya. Hadiah telah dikonversikan dalam bentuk komputer dan sekarang sudah ada di Sulang. Hanya memang masih dalam tahap pembenahan karena ada beberapa masalah teknis. Jika Anda bermaksud membantu mengatasi masalah teknis ini silahkan menghubungi Mas Duitor. Salam.Editor

  4. Membuat atau mempengaruhi orang lain utk menuju bahkan menghilangkan dari kebutaan teknologi. Suatu tindakan yg patut di contoh, secara tidak langsung tindakan tersebut membagi ilmu kepada yg membutuhkan.

    Nice posting.. Lam kenal yach

  5. SAFE OUR NATION !!

    selamatkan bumi nusantara dalam semua dimensi

    sabdalangit’s web
    Membangun bumi nusantara yg berbudi pekerti luhur
    “jalan setapak menggapai spiritualitas sejati”

  6. Sukses ya teman blog anda memang keren banget info-info mu membuat semua teman-teman semangat untuk membangun kepercayaan diri bener banget imposible is nothing this good for spirit…..

  7. hhmmm.. salut buat kecintaan kepada daerah anda. sama seperti gua karena cinta dengan daerah saya saya buat nama domain dari nama tempat kelahiran saya tempino.. maka terciptalah http://tempinogaulz.com. hanya menambah kata gaulz, namun kata kunci tetap tempino.. nice blog bro

  8. Selamat yah mas dah jadi pemenang di blog kompetisinya bugiakso…artikel ini jadi menggugah saya juga untuk mulai berbuat sesuatu untuk daeraha saya…terima kasih mas dan sekali lagi selamat atas keberhasilannya……..

  9. Tak buka’i siji-siji artikel SO, dadi aku ya telat Dik Uud. Selamat ya.. Barusan aku cerita ke isteri siapa Sang Editor. Sulang sabenere komplit SDMnya, cuma cepet sekali nyebar (lahir trusing batin..?). KesuSU iLANG? iki kasus puluhan/atusan kota di sekitar 1000 km panjangnya Jalan Daendels..
    SO bisa untuk memulai : wadah kontak awal SDM sing nyebar..
    (butir pasir pertama untuk membangun sebuah gunung.. Sulang)
    Tim SO hebat..

  10. selamat atas juaranya….. sory mas u’ud aku telat ngucapin selamet… sbenere udah kmaren2 dpt kbr klo blog ini juara… salut tp ini br sempet mampir di warnetnya mas Yudi.. poko’e jos tenannnnn.. moga cita2 anda dan juga cita2 kita bersama untuk memejukan sulang dapat segera terwujud… BTW foto yg dipake ilustrasi tulisane hasil jepretanku lhoo… Hehehe ikut numpang bangga ya….

  11. wasyin.. ho ho ho. Tugas baru dah nunggu buat Dusone etc. Sebagai jawara BBC09 hendaknya semakin gigih berusaha apapun demi komitmen-komitmen yang terukir abadi di SO. hollo bizzz koon toel bar issssssssssss.

  12. saya salut dengan semangatnya…saya juga mulai berpikir untuk membangun tanah kelahiran saya, ketika sudah sukses nanti salah satu yang perlu dipikirkan adalah membangun tanah kelahiran, karena tanpanya kita tidak ada. s
    lanjutkan semangatnya….!!!

  13. Sudah saya baca perjuangan anda daslam memperkenalkan masyarakat Sulang pada dunia maya. Salut!!! Tapi sak jane aku dhewe ki rung ruh je, neng tlatah endi sing jenenge Sulang ki. Lek ndelok bosone koq jowo medhok ngono lho. KeYogja-yogjaan ngono lho. Aku yo pengen memperkenalkan diri pada warga Sulang lewat lagu saya ini. Untuk Indonesia juga dan binga bunga bangsanya…

  14. Ayo semangkin maju Sulangku, Sulang kita, Sulangnya Indonesia Raya. Pertama kita mesti sujud syukur pren !!!! Kedua kita berjalan untuk segera berlari. Walau juara, kita masih banyak tertinggal. Ingat!!! Kita sudah mengawalinya dengan baik, maka kita harus segera mem-follow up. Ketiga, kita baru dikenal jangan sampai mau dikenang. Karenaitu adalah akhir. kembangkan sayap kita untuk terbang dan terus mengembara. Ini baru dunia maya kawan, mana dunia nyata kita???? Bangunlah Sulangku, bagun negeri untuk Indonesia Raya kita. MErdekaaaaaaaaaaa.

  15. dan ternyata sekarang sulang dah jadi jawara blog kompetition 2009 ” Aku untuk negeriku”. Selamat…. semoga blognya makin mencerdaskan bangsa pada umumnya dan warga sulang khususnya

  16. Sukeses selalu !!!! SULANG ON LINE emanx pantass jadi juara lha wong orange pada kreatif semua kok makanya blognya jadi juara ……!!!

  17. selamat bwt om uud,,gawean iseng2 tapi berhadiah..ide dan gagasan luar biasa..

    Makasih, ndut. Iseng? Enak aja! hehehe. Piye sekolahmu, le?

  18. Jadi terinspirasi pengen buat blog tentang desa saya yang juga tidak terlalu populer di mbah gugel,,,

    Anyway, this article is awesome, ga salah dewan juri lomba blog bugiakso milih artikel ini,,,

    Selamat dan sukses untuk Sulang Online…

    [angkat topi]

  19. Bebasan pindha kasandhung kembang cempaka sawakul-wakul gedhene……
    woalah… kesuwen… pokoke selamet deh buat Sulang Online atas anugerah dari BBC09. Semoga moment ini dapat dijadiken “cemethi” buwat mbangun negeri, khususnya kampung Sulang dan sekitarnya. Bravo Sulang Online, bravo Bugiakso Blog, bravo blogger Indonesia Raya.

  20. Selamat ya untuk Desa Sulang🙂
    wah ternyata kita pernah satu karesidenan to hehhee

    Salam hangat
    Ben

  21. nah..beginilah seharusnya sulang ! prediksi saya ga meleset UT ! tulisan yang paling bikin emosional sy akhirnya menjadi iklan yang ga bisa dilupakan tentang sulang. selamat ! tersenyumlah wahai desaku…..

  22. Terimakasih untuk kunjungan dank omen-nya.
    Keep smile, salam blogger, dan salam perubahan, sebab Saanya kita yang bicara, Saatnya Kita yang berbuat Karena semuanya berawal dari kita…

    Salam,
    jejak annas

  23. Anda memang layak jadi juara, saya jadi merasa masih harus banyak belajar dalam tulis-menulis di blog n yg penting karya nyata utk anak negeri ini…Bravo Indonesiana..

  24. Selamat Ya…. sudah menjadi jawara di Blog Competition 2009,
    Semoga tetap semangat dalam berkarya di dunia maya dan menjadi salah satu sumber inspirasi bagi putra putri di negeri ini.

    Salam Kenal 4U…

  25. sudah lama saya jadi pekerja sosial, tapi saya belum pernah terpikirkan untuk membuat blog lembaga saya. trima kasih atas inspirasi membangun indonesia…

  26. Bangunlah Indonesia… Artinya semua wilayah dan rakyat Indonesia. Bukan wilayah tertentu atau rakyat tertentu saja. Kalau sekarang aparatur negara pada naik gaji, lalu kapan giliran gaji buruh, penghasilan tani dan nelayan ikut naik? Semoga masih jadi perhatian bahwa awal disintegrasi karena ada kesenjangan sosial dalam masyarat.
    http://an-xoin.blogspot.com

  27. Selamat Sulang…dari ucapan selamat yang saya baca satu persatu,ternyata malah banyak yang belum kenal.Ternyata teman-teman dari bloger lain.berarti SO memang jadi jadi pemenangnya …Huebat tenan….Seperti Mimpi…Ini berkat andil kita smua komunitas SO dalam membangun blog ini.untuk mas uut :Saluuut bgt.kapan SO kumpul2? mas dui:jangan bosen2 memberi warna pada SO,nek aku prei tak rewangi.To mas gobang:tiada hari tanpa comment ke SO,to Romo Kidhal :jangan pernah berhenti memberi semangat dorongan spirituil kpd SO…dan smuanya teman2 komunitas SO:terimakasih atas smuanya.I Love Sulang..I Love All..

  28. Suskses selalu buat wong sulang.saya harap bukan hanya blognya yang jadi juara, tapi potensi di lain bidang yang ada di desa sulang juga harus jadi pemenang

  29. Selamat kang Editor n untuk komunitas SO juga semua Wong Sulang atas capaian prestasi sebagai pemenang lomba blog. Keren abis….besok bancaan. Bravo

  30. selama yah atas terpilihnya Blog (postingan) anda sebagai pemenang Kompetisi blog 2009….
    salam kenal and sukses selalu….
    aq dah pasang link kamu tuh….
    jangan lupa add link aq juga yah….

    Baik akan kuadd link Anda. Salam kenal juga.

  31. Lalu piye caramu mbangun ndesa?,
    ah aku kalah nasionalis nih,
    kembali jadi orang kampung ah,
    kawan, blogmu menang lomba tuh, (pergi dg meninggalkan harapan ditarktir)…
    YOU WIN, I LOSE….besok2 aku bikin tulisan curhat aja ah kaya gini…:D/

    Yup !

    Terima kasih, Mas. saya sudah berkunjung ke blog Anda tapi sulit meninggalkan komentar. Maaf ya. Akan saya coba lagi. Sekali lagi terima kasih.E

  32. Pak Kidhal, Gus Tarom, dan Du, maaf kemarin kita malah tidak sempat foto-foto sendiri ya. Tapi saya senang saget sowan ke panjenengan-panjenengan. Saya sudah kembali ke Yk. Insya allah bulan depan akan balik lagi.

  33. Ora Gus Tarom. Aku isih mburuh kok. Pangestumu wae sesuk isa dadi produser. Lha wong arep mroduseri bukumu wae durung keturutan je. Piye nek ndang diwiwiti yo. Salam hangat.

  34. Alhamdulillah, rak tambah ngrembuyung tenan tho?? Gus bahak ketinggalan warto, Mas Editor wes ra gelem dadi reporter, Wes nganti bosen-bosen.

    Editor aksara aja dah leawat. Sekarang Kang Editor udah pada makom produser, po sak pantarane gitu lo gus!!

    Kang Editor, udah tak aturke salame… Bravo!!

  35. mas, sampean harus nya udah jadi wartawan, ato paling tidak jadi penulis artikel di koran (biasanya di halaman 4 itu lho), aku musti banyak belajar nih sama sampean, mengenai niat baik, gagasan (pikiran cerdas), karsa dan karya dari sampean. Smoga menjadi inspirasi bagi kita smua amin…
    rgds,

    Oalah Gus Baha, ki. (Nek iki gus tenan, Pak Wo hehehe. nek pak wo kan gusnya singkatan dari agus…agus…hehehe). Wong sebenarnya saya juga baru belajar kok. Sudah sering sih kirim tulisan ke koran-koran nasional ning kok ya ratau dimuat ki kurang dunga pa ya? Punya resepnya kah? Apa kabar Makassar? Salam hangat. E

  36. Assalaamu alaikum wr.wb……….
    Wah wah wah, saya ketinggalan jaman, baru kali ini nginguk blognya cah Sulang. Ini gara-gara di iming-imingi Ki Dhalang ya saya kepencut. Pokoknya salut deh atas kreativitas blogger Sulang Online. Mudah2an apa yang dimaksud Editor dapat segera terwujud. Lebih-lebih ada angin segar untuk Sulang, yang terkait dengan jalur birokrasi ( Bapak Sukis Sutarto, S.Sos , babenya Iyung, telah dikukuhkan sebagai Top Leader Kecamatan Sulang pada tgl. 29-01-2009), yang kita harapkan dapat lebih mendukung keberadaan Sulang Online, dan sekaligus mewujudkan ide-ide cerdas yang muncul di sini. Bravo Pak Sukis Sutarto, bravo Sulang Online.
    Wassalam

    Wa’alaikum salaam, Pak Anom. Tentu saja njenengan tidak ketinggalan jaman, Pak. Ning njenengan cen termasuk yang ditunggu-tunggu teman-teman di sini. Kalau tanpa Njenengan dan Guru-guru yang ada di Sulang khususnya, mosok iso cah Sulang dadi pinter-pinter tur padha sumebar di seluruh penjuru Nusantara. Maturnuwun sanget, Pak. Ditunggu kabar-kabar berikutnya. Nggambar juga boleh kok, Pak. Salam hangat.

  37. Weh…sik apal to ma nama lengkap temen2 kita dulu?Sukses deh Mil.Salam buat keluarga kecilmu ya.Si kecil jo sampe g kenal ma sulang lho ya. Kering-kering gitu banyak potensinya kok he he..

  38. Waaah..Oke jg ya skr Sulang dah punya blog. Membaca artikel dari mas editor jd mengingatkan buanyak kenangan saya ttg Sulang. Memang saya tidak lahir di Desa Sulang tetapi saya besar dan tumbuh di Sulang. Dengan membuka blog ini menjadi obat untuk rasa kangen saya tentang Sulang. Mungkin skr sudah banyak perubahan, tp masih banyak jg yg tidak berubah.
    Nitip salam aja dech buat temen2 lama SD-SMP : M. Iskhak Faizal Riza, Wephi Asprilico, Ika Nugraheni, Farida Dwi Astuti, Ariea Yonata, Benowo Prabandaru, Mas Alam Suryawijaya, M. Bahaud Duror, Dedy Suprihatin, Willy, Ibnu Sulthan Amirulloh, Dhany Dwi Sukmawati,Dina, Iim, Nur Hidayah,Muchlisin,Kholili, Shanty, Sri Wit, dan.. masih banyak lg yg ga bisa kusebut satu persatu.
    ‘n.. Salam sukses buat Mas Editor.. Horas!!

    Horas Juga, Mbak Emil. Horas? Anda di Medankah? Sibuk apa sekarang? Salam sukses juga ya.

  39. Nunut Rembug,…
    Betapa beruntung Sulang mempunyai seseorang seperti Kang Editor yang terus berbuat dan berusaha dengan semangat gigih, tulus dengan sepenuh cinta sebagai bukti cintanya pada sejengkal dunia yang telah membesarkannya.

    Sejengkal dunia yang pernah mengajarinya banyak hal tentang bagaimana cara mengenal dunia yang tak sejengkal.

    Tapi saya yakin, yang paling lebih beruntung lagi, adalah semua Wong Sulang ketika mereka telah memiliki media komunitas yang “seregeng” dan “sengrembuyung” ini, yang sentuhan pertamanya lahir dari pemikiran dan kepedulian Kang Editor.

    Lagi-lagi saya yakin;Inspirasi, ide, gagasan dan segala thetek mbengek yang ada pada SO ini, akan menjadikan diri kita, teman-teman kita, adhek-adhek kita, orang tua kita, dan semua yang pernah bersentuhan dengan Sulang, akan merasa sangat bangga menjadi bagian dari Sulang.

    Misal,jika ada orang Amerika atau orang Israel sekalipun yang bertanya tentang asal usul saya, maka dengan lantang dan gagah akan saya jawab, “Sulang tempat tinggal saya. Sulang is my country.” (he he he, sangar gak dDin?)

    Jujur, sepanjang yang saya tahu, sejauh yang saya dengar, SO menjadi buah bibir yang tak pernah lepas dari gunjingan kerumunan orang-orang yang suka berdiskusi di kantor kecamatan, balai desa, Warkop;Mbah Kasdi, Nyi Sampi, Lek Neri, Cak Likin, Bendho, Waspodho, Warung Makan; Mak Kir, Mbah Tun (alm)/Mas Tarji, Lek Bani, Mbak MI, Mbak Rom, Mie Ayam; Ganepo, Deden, Cak Gun, Penyot, Bakso Solo, Bengkel; Landhak, Jum, Kak Hud Madu, SMS, Jan Sambongan, Pos Ojek Prapatan, bahkan terus terngiang sampai di Media Centre milike Pemkab Rembang yang biasa digunakan ngerumpi(jagong)para pejabat dan kuli tinta.

    SO telah memberikan warna tersendiri bagi Sulang dan segala perkembangannya. SO telah mengajari Wong Sulang untuk lebih cerdas, menggali potensi diri dan daerah, demi menuju sesuatu yang lebih baik untuk Sulang yang ijo royo-royo, yang tak lagi kering kerontang. So merangsang manusia Sulang untuk berbuat dan berpikir tentang Sulang yang gemah ripah loh jinawi.

    Salam hangat untuk Kang Editor, dan maju terus Sulangku, Sulangmu, Sulang kita semua…Bravo!!

    @ Walikota: Halah, Gus Tarom ki senenge ngunggah-ngunggahke uwong ning akhire ngebrokke ding. wis apal aku. Tapi anyway, bagi saya Gus Tarom adalah sahabat sejati. Saya mengenalnya sejak bulu kakinya belum tumbuh hingga kemarin lebaran sudah pantas menyandang Pak Wo. Kalau punya pendapat dekilnya minta ampun. Teman debat yang paling kusirlah. Modalnya kuat melek bengi. Jadi kalau ngajak ngobrol mesti milih sing aku wis nguwantuk puwol, ben aku setuju karo pendapate.. hehehe. Jadi sebenarnya justru akulah yang beruntung punya sahabat sepertimu, Gus. Ing atase cah ndeso (secara embanyurrowwo getooo) ming nduwe prestasi juara nyanyi ndangdut pas SMA wae kok isa dadi wartawan media nasional ki nek ra dukune kuat apa isa?

    Soal keberuntungan, tidak ada untung-untungan di dunia ini, Bung. Buktinya lihat njenengan sajalah. Kalau tidak berjuang dan prihatin, apa bisa jadi official team PSIR dan bisa runtang-runtung dengan para pejabat?

    Sepanjang yang saya tahu, Gus Tarom ini sudah menjadi buah bibir karena kepiawaiannya di atas panggung sebagai MC kondang. (Ning, kok ya pas aku rabi ragelem ngemsi ki ngapa? Dumeh reti nek radibayar, pa?) Jujur juga, sebenarnya saya malah menggantungkan banyak harapan ke njenengan, sebagai anak muda Sulang yang berpotensi. Ayo, Gus, kita bersama-sama mengerjakan apa yang mungkin kita sumbangkan untuk Sulang.

    Salam hangat untuk Bapak dan Ibumu, ya.

  40. Mas editor ini inspiratif…pikiran sy jd tiba-tiba meletup-letup dan sedikit emosional. sy yakin sulang itu penuh potensi SDM. pada waktu lalu sy mengikuti sebuah seminar tentang animasi dan game animasi disebuah lembaga pengembang game mobile yang merupakan salah satu rekanan dari proyek Jardiknas, sy lalu touring di SO dan mengais-ngais ingatan sy tentang teman-teman lama saat sy masih di sulang. benar-benar sy yakin bahwa keunikan budaya, pola pergaulan ,apresiasi terhadap teknologi dan perilaku modern dari teman-teman di sulang adalah modal yg besar untuk masuk ke dunia animasi atau game animasi. tentu saja ini tanpa alasan. Peluang untuk itu cukup besar, menjamurnya stasiun televisi lokal salah satu peluang kita, tidak hanya itu secara kebetulan institusi tempat sy bekerja merupakan salah satu anggota konsorsium SEAMOLEC (lembaga yang menangani pendidikan jarak jauh untuk asia tenggara) yang dalam programnya adalah (secara empiris) untuk suporting keterlaksanaan pendidikan melalui jaringan internet. Pada beberapa bulan ini mereka sangat concern dalam pengembangan game mobile, ya maaf …kalo yg ini khusus untuk animasi J2ME (animasi pemrograman java)..tapi tak apalah “ada banyak jalan menuju kauman”…hehehe..ada banyak bahan nantinya akan sy upload ke SO, kalo mas editor berkenan, bukan begitu mas ….. untuk mekanisme penyampaiannya gimana mas editor aja…sohib sy di bandung dan malang konon mau ikut ngebantu. Soal media publikasi kan bs lwt SO ato lwt pertemanan sy di konsorsium kalo ini khusus yg Java dgn mobile game ya….
    Hmm…kembali ke konteks bahasan animasi, yang non java programming…banyak aplikasi yang dpt digunakan untuk itu, adik sy yg ntar mo ke surabaya (“eh, dah brangkat blom ya?”) Yulcha ..kebetulan dari jurusan animasi mudah-mudahan kalo ada waktunya supaya bisa shearing di SO trus adik sy yg satunya Yunan yang skr di Jakarta …. sy harap bs shearing soal desain grafis dan satu lagi soal alur cerita dan lain – lain kakak sy yudil mudah2an bs memberikan suportnya lewat SO..da tidak menutup kemungkinan banyak teman-teman di SO yang sudah gape di aplikasi grafis dan komputer…mudah2an mendapat pencerahan untuk lalu segera shearing informasi dan pengetahuannya di SO. Mari Kita Buat Sulang Menjadi Mudah Dikenal dan Dikenali ! tentu saja melalui sesuatu yang bisa membuat kita bangga karenanya.
    Hehehe..mudah2an mas editor..kesekonyong-konyongan yang spontanitas ini..tidak membahayakan saya. meskipun komen ini nggak terstruktur paling tidak tekstur intuisi saya sudah tergurat di SO. Bukan Begitu Mas Editor…..mudah2an didukung.
    Oiya…Kalo Bersambung masih boleh kan? ya kalo boleh….Komen ini bersambung hehehe… nganter anak mo belajar renang dulu, kasian masa ga bisa renang kayak bapaknya.
    NB :
    Mas sabdopalon itu siapa ya? makasih..sy dah di capture … ntar sy mampir di postingannya. suwun !


    @ mang Iyung: sebenarnya justru Sulanglah yang menjadi inspirasi saya. Dan kamu salah satunya, Mang. Bakatmu ki oke tenan lho. Kamu tuh salah satu role modelku waktu kecil. Bisa main gitar, membuat majalah nguawur-nguawuran, bikin cerpen bergaya Shidney Sheldon, dan banyak lagi lainnya. Aku masih ingat pertama kali mengenal istilah claustrophobia dari cerpenmu yang entah sempat diterbitkan atau tidak. Sebenarnya saya juga merasa kangen dengan banyak potensi Sulang. Cuma aku tuh pemalu. Aku juga pernah tergopoh-gopoh mencarimu hingga di Lombok (ingat?) karena semata-mata kangen.

    Tentang proyek animasi, menurutku itu oke banget. Semua tawaran Mang Iyung, mulai dari upload bahan sampai belajar komputer yang lain pasti tertampung di sini. Wong ini milik kita bersama kok. Dan lagi kalau untuk kemajuan generasi muda Sulang, kenapa tidak?

    Aku juga mau dong ikut animasi di tempatmu. Tapi yang jarak jauh aja. Gimana caranya tuh.

  41. Salam kenal ..
    Memiliki teman atau sahabat yang banyak di dunia maya memberikan nuansa tersendiri bagi keseharian aktivitas. Apalagi bisa saling komunikasi dan curhat-curhatan. asyikk deh.🙂

    Tolong… bisa tukeran link? untuk website saya http://warnadunia.com
    Sebagai gantinya, link blogmu saya masukkan di 3 semua blog milik: winsolu.wordpress.com asianherbal.blogspot.com senopatiarthur.wordpress.com kamu bisa check pageranknya 2 dan 3. ^^ Itung-itung ningkatkan traffik pengunjung dan sahabat kita bersama.

    Bila berkenan post komentar aja di http://warnadunia.com/about/
    semoga sukses bersama.
    i will coming back again
    trima kasih🙂

  42. so nice article mas editor…

    Dalam pandanganku, sejatinya telah ada capaian prestasi kecil dengan dibangunnya blog SO ini. Maybe terlalu jauh membicarakan model “assist” apa yang bisa sumbangkan SO bagi acara mbangun deso, dalam artian pembangunan fisik.

    Namun setidaknya dengan ‘bermain-main’ di dunia cyber membuktikan bahwa warga ndeso, kita-kita ini, ngga gaptek, sedikit demi sedikit mulai melek ilmu pengetahuan dan teknologi. Bayangan bahwa internet dan teknologi hanya monopoli dan santapan orang kota dan orang2 intelek, bisa kita patahkan. Fasilitas HP bukan sekedar buat nelpon dan sms, PC/laptop bukan sekedar alat ketik modern, tetapi bisa menjelma sbg media pengubung dan berinteraksi warga Sulang dalam satu wadah komunitas.

    Dari sekedar coba-coba menjajal fitur tercanggih sebuah gadget dan komputer, menyiratkan segumpal niat dan sebulat tekat sebagian warga sulang bahwa hidup tidak cukup berpuas diri dengan apa yang telah ada, ketidaktahuan harus dibinasakan, kemalasan belajar mesti dienyahkan, dan “kebodohan” tak layak diberi tempat dan mesti dientaskan. Ini yang patut kita catat!!!

    Untuk sementara ini, Blog Sulang cukup ampuh dijadikan sarana dan wahana efektif mengedukasi warga Sulang untuk tertantang mengikuti dan larut mempelajari perkembangan iptek. Dan saya yakin, masih banyak warga Sulang, yang meski punya HP kelas 3G atau komputer pentium IV, buta dan gaptek. Hanya sekedar nduwe-nduwenan dan gengsi2an. Itulah yang perlu kita dorong, kl bisa kita belajar dan pinternya berjamaah, bareng2.

    Apalagi mulai menjamurnya warnet di bumi Sulang, ini bisa mentrigger kita-kita untuk mempromosikan SO ini, karena saya yakin, kampung halaman tak mudah dilupakan, akan tetap lestari dalam alam ingatan dan benak kita. Pastilah SO ini akan membuat warga Sulang tertarik dan kepencut untuk dijadikan ajang kumpul2, bedah ide, sharing opini, tular kawruh, menampung aspirasi dan selanjutnya (siapa tau) bisa jadi semacam lembaga penyambung lidah rakyat, memberi masukan dan sumbang pemikiran bagi aparatur pemerintahan yang sedang berjalan. Semoga…

    Just IMHO…

    Just??! komen keren gini kok dibilang just. Mas Didik membuat saya jadi deg-degan waktu baca komentar ini. Kata kuncinya memang trigger (pelatuk, pemicu, dst.). Saya pribadi juga belum membayangkan SO mampu membangun Sulang secara fisik. Nanti deh. Eh, tapi soal lingkungan hidup, siapa tau bisa kita wujudkan segera ya. Ini kan termasuk urgent priority. Salam kangge keluarga, Mas Didik.

  43. Barusan saya jadi tergoda untuk ikut mencari Sulang di search engine Google, dan Sulang Online jadi urutan pertama dan kedua, setelah itu Sulang muncul di wikipedia hehehehe

    Ikut berdoa dan mendukung dari jauh untuk majunya desa Sulang, Sulan Online dan para warga Sulang tak berhenti belajar…….dan terus maju!

    Terima kasih banyak, Mbak Icha. Wah, senang sekali ada sahabat baru yang penuh perhatian. Salam hangat

  44. Sebuah artikel yang nyentuh hati dan inspiratif. Saya yakin banget bahwa Sulang Online bermanfaat bagi warga Sulang dan sekitarnya, guna mengatasi permasalahan kehidupan di desa Sulang dan sekitarnya.Bravo Sulang Online.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s