Glosari Sulang (update)

Update glosari Sulang. Diinisiasi oleh Editor Sulang online. last update 10 Oktober 2008.

Kewat, Kemayu, Kemenyek, Sok Cantik [dui]

Semlohai, Seksi, montok. [dui]

Mblongoh, Cantik, berkulit putih bersih dan cenderung berwajah bulat atau oval ( contoh artis, Audi) [dui]

Lempe –lempe, Lemas setelah berlari atau berjalan jauh dan kepanasan [dui]

Regul, Sejenis Berang-berang ( ex: Ojo adus kali terus kowe, di emplok Regul emboh lho !!) [dui]

“O o embo lho !!”, ( Ada yang bisa ngartiin ? ) [dui]

Njit – njiten , Ketakutan menghadapi sesuatu [dui]

Sangkrah, Kotoran dari ranting bambu yang hanyut di sungai [dui]

Suker, Suasana jorok di pinggir sungai yang dipenuhi daun daun kering – bahkan ( maaf ) kotoran manusia yang terapung. [dui]

Greng, Rumpun bambu [dui]

Carang, Ranting bambu [dui]

Kinter, hanyut [dui]

Ciblon, main air ( setengah berenang ) [dui]

Kecek, main air kubangan sisa hujan [dui]

Bluron, berenang renang di sungai[dui]

Timbilen, bentol karena iritas di pangkal bulu mata ( di percaya sebagai penyakit kutukan bagi anak yang suka bohong ) [dui]

Sego Jangan, ungkapan bahwa suatu hal telah menjadi kebiasaan seseorang ( ex. Alaaah perkoro ngono iku nek aku yo Sego Jangan ! ) [dui]

Suru, sendok dari daun pisang. Suruberkitu : Asu Turu di Breki Watu ( akronim ) [dui]

Tungklir, layangan yang terbang tinggi sekali dan susah di lihat oleh mata [dui]

Mir Mir, Khawatirkan sesuatu [dui]

Ngewel, lemes sampai gemeteran. [dui]

Jedhing, Kulah / bak mandi. [dui]

Raup. Cuci muka [dui]

Sibin, cara mandi buat yang lagi sakit [dui]

 

Aber, Sobek, Nyekeke, Yoyok = Apes/Sial [dui]

Aboh – Mblidoh, Bengkak [dui]

Angkus, galah dengan sabit di ujungnya [dui]

Bendho, Sabit dengan leher pendek [dui]

Berengen, luka di ujung bibir karena kurang vit C [dui]

Biduren, bentol kulit karena alergi ( biasanya habis makan seafood ) [dui]

Bocor Alus = ban sepeda yang bocor sangat kecil [dui]

Di Boleng, di kuliti ( hewan ) [dui]

Di Gragali, di lempar pake tanah tegalan yang udah kering [dui]

Di Kelotor, Di kejar secara membabi buta sambil berteriak teriak Whayooooooo!!!! [dui]

Di Kewok, Gibal, Sanggik, Ambik, Gitik, Goco, Sotho, Kampleng, Ciwel, Cuwot, Tempiling, Kenthes, Samblek, Bithi, Pithi, Macam macam tekhnik menyakiti orang lain ( wuiih variatif bgt ya, terus gimana rasanya masing masing ???) [dui]

Di Luk, Melemaskan rangka layangan [dui]

Di Ridu, di Srimpung, di jegal, di tackle waktu maen bola. [dui]

Di sawat, dilempar dengan benda sekenanya [dui]

Di Srampang, di lempar pake sabit, bendo, ndorit [dui]

Di Telorong, Di lempar pake tumbu / alu [dui]

Dio dio, Video. Kesemas, PusKesMas. Kamarintah, Pemerintah. Babrik, Pabrik [dui]

Dompo, Herphes [dui]

Duabelas = Tendangan penalty [dui]

Gabreg-an , beradu kaki waktu maen bola [dui]

Gelasan, Adu Layangan [dui]

Gembeng = Cengeng, Gembeng Kreweng = Cengeng Sekali [dui]

Goblag = Komstir sepeda / motor yang kurang kencang [dui]

Gomen, Sariawan [dui]

Gomen, Sariawan [dui]

Gringgingen, Kesemutan [dui]

Gudiken, Kudisan [dui]

Jambul = Jump Ball [dui]

Kabuk, Pukulan dinyatakan gagal [dui]

Kami Tetepen, bisul kecil [dui]

Kede, Kidal [dui]

Kor, anak Kutu Lingsa, Telur Kutu Caplak, kutu sapi / kerbau Pinjal, kutu anjing [dui]

Kornol = Corner kick [dui]

Kreweng = Pecahan Genteng [dui]

Kukulen, Jerawatan [dui]

Lar laran = Ruji, Jari jari roda, Kenek Lar laran – luka akibat kaki masuk roda yang berputar [dui]

Los = Rantai lepas dari gear set [dui]

Mak Bedundhuk, muncul secara tiba tiba (setelah lama menghilang) [dui]

Mak Cekethis, Toh akhirnya….( ex: Tiwas kerjo tekan Amerika, mak cekthis rabine entuk tanggane dewe..) [dui]

Mak Klawe / Kemlawe, (wah susah njelasinnya) [dui]

Mak Klewang, arah ayunan pedang atau sajam panjang lainnya yang tak beraturan [dui]

Mayung, Layang 2 hampir vertikal terhadap pengendali, karena angin sangat kencang [dui]

Mbegedud, Tambeng = susah diatur [dui]

mBeruh, banyak sekali [dui]

Mbrodhol = Rontok ( rambut) , terburai ( usus ) [dui]

Mendolo, Melolo, Melolong, Mondhol = Melotot [dui]

Mengguk, sakit batuk [dui]

Menyonyo, bentol di sekitar wajah karena sakit atau benturan ( ex: Lambenem menyonyo !! ) [dui]

Mesum, Rambut setengah panjang dan gak terawat [dui]

Metoto, benjolan pada ban sepeda / bola sepak dan hampir meletus [dui]

Mleyot = Penyok karena kelebihan muatan atau hempasan [dui]

Mrekitik, kata lain dari rusak ( Komputerku Mrekitik lek !!!) [dui]

Mrempul, benjol di kepala karena ke / dibentur benda keras [dui]

Mripili, Mbrindili, Mretheli, Gripis = Rontok / runtuh / hilang beberapa bagian [dui]

Ndhegleg, berdiri atau duduk menunggu sesuatu. ( ex: Kowe Nghegleg ning ngarepe gapuro ngenteni sapa ? ) [dui]

Ndorit, Sabit dengan leher agak panjang [dui]

Ngaplo, Ndomblong, kecewa karena tidak mendapat apa apa [dui]

Ngedhap, Layang layang kehilangan gaya terbang dan elevasi [dui]

Nggace, Mbendel = Bentuk kepala yang besar di belakang ( Mirip Kepala Thiery Henry ) [dui]

Nggik nggiken, Sakit sakitan melulu [dui]

Ngleyang, Sebutan untuk kendaraan rd 2 yang kurang mantap / stabil jalannnya kalo di buat ngebut [dui]

Ngliwung, Layang layang membumbung tinggi karena di hembus angin, susah di kontrol [dui]

Nglokor, ruwet [dui]

Ngrengkem, pege linu yang amat sangat, otot kaku semua karena kerja berat / olahraga [dui]

Njembrung, Rambut panjang tak terawat [dui]

Nyiruk, Layangan menukik tajam ke bumi [dui]

Oyer, oper, Kasih Umpan [dui]

Pang Coklek / Poklek = Ranting pohon patah ( kecil ) [dui]

Penyul, Belong = Bekas luka di kepala yang sudah mengering [dui]

Petelot Tugel = Pensil Patah [dui]

Potong Bathok = Cukur Rambut khas Band Cangcuters [dui]

Priwil / Kriwil = Masalah Pada bagian ayuh sepeda [dui]

Sempal = Ranting pohon patah ( besar ) [dui]

Sempok = Ranting pohon rusak tak beraturan [dui]

Sengkler, Layangan terbangnya miring terus [dui]

Sruwanen, Ketombean [dui]

Tajen, uji coba gelasan [dui]

Tali Goci, Sumbu pengendali pada layang 2 [dui]

Tipi Parawina, TV berwarna ( di ucapkan oleh lidah orang tua yang kurang pengalaman ) [dui]

Tom Tomen, Kebayang bayang ( hantu atau makhluk halus ) [dui]

Tugel, coklek, poklek, Sempal, Sempok = Patah untuk varian jenis benda [dui]

Tuman, Ketagihan [dui]

Tumanen, Kutuan ( rambut ) [dui]

Tutulen, Cantengen luka di pinggir kuku jempol kaki hingga bernanah [dui]

Ujug – ujug, tiba tiba [dui]

Uwal, Pemain kasti melewati batas luar area pos [dui]

KATA UMUM BIDANG PERNEKERAN

Sanak, Mendahulukan miliknya dalam nekeran (maksod Lo? ) (Dwi, Yunan, Wowod, Gobang , Pendek)

Ngecing, Menembakkan biji gundu / neker gacu pada neker lawan (Dwi, Yunan, Wowod, Gobang, Pendek)

Ninggil, Ngecing dengan cara meninggikan elevasi tembak (Dwi, Yunan, Wowod, Gobang, Pendek)

Plutut, Cara ngecing bagi rookie (masih ajaran) (Dwi, Yunan, Wowod, Gobang, Pendek)

Njontong, Ngecing dengan bantuan dorongan tangan (Dwi, Yunan, Wowod, Gobang, Pendek )

Ngencos, Merubah sudut ketika ngecing (Dwi, Yunan, Wowod, Gobang, Pendek)

Manggirno, Memposisikan neker lawan pada tempat yg enak di shoot. (Dwi, Yunan, Wowod, Gobang, Pendek)

Nyladhang, Ngecing dengan menylenthik (Dwi, Yunan, Wowod, Gobang, Pendek)

Kom, mendekatkan gacu pada pod

Pod, Segitiga arena permainan

Ndhel, Gacu masuk Pod

Mis, Gacu menyenggol sasaran di pod

Jim, istirahat sejenak (and will be right back soon)

Prek, Menembak dua sasaran secara langsung (immediately targeting)

Nda(h)akik, curang

Barjibarbeh, bar siji bar kabeh. Keyword untuk bersama-sama mengakhiri permainan

Ngko kek, nanti dulu [submited by Cah Pasar]

Kethil ambil [Dwi]
othak lepas [Dwi]
Ja’e coba, ex. “Njalok ududem ja’e !“(coba minta rokoknya !) [Dwi]

Tundo Tingkat, Bertingkat [Yunan]
Watoo…!? Ungkapan kecewa, Tidak puas (kata tambahan). Digunakan; oleh komunitas Brangkulon (Sulang Barat) “Watoo…, aku thek mok sithik? “ [Yunan]
Gendhul Botol [Yunan]
Jengklong Nyamuk. lih. Lamuk [Yunan]
Sibin Cuci muka [Yunan]

Akik Emud, akik tum, upss ( yunan )

Blethik Cukrik. Bajuri. [Gobet]

12 Pal tendangan pinalti.
Abur merah tua.
Ada apanya? Pernyataan meremehkan. Misal: Timnas Belanda iku ada apanya?
Anak Pupon Anak angkat.
Anjal ngluyur tanpa tujuan pasti.
Asemane umpatan.
Ater-ater mengirimi tetangga makanan menggunakan piring dengan nampan untuk mengabari bahwa pengirim sedang punya hajat.
(m)bedig nakal
(m)blader berjumlah banyak. Melebih-lebihkan.
(m)blayu lari.
(m)Blegedhu banyak tak terhingga
(m)Blojet = mblodet. Telanjang dada.
(m)Blongoh montok.
(m)Bonge(w) ngombe. Minum.
Bank Thithil bank plecit.
Begenggek (maaf) pelacur.
Beluk asap.
Bengsin bensin/premium.
Bileng pusing.
Bledug debu.
Bongkik ancaman.
Buwoh njagong manten/supitan. Datang ke orang punya hajat.
Calak bong supit.
Cenglu boncengan telu. Naik 1 motor bertiga.
Ciglok = ciblok = ceblok = ceglok. Jatuh.
Ciker kithing. Sering digunakan untuk bersumpah jika melanggar maka jarinya akan keriting.
Ciwel cubitan di paha.
Dedek menyalakan api pawon/tungku.
Diempug pukulan pada permainan kasti.
Dikasehi mendapat pilih kasih.
Dudoh kuah.
Ede-ede mengolok-olok.
Ekan(w) enak.
Get-geti wong membuat shock tapi menyenangkan.
Gethek = gothek = genter. Galah.
Glangsing karung plastik besar.
Gronyong-gronyong Keadaan tubuh terasa semriwing atau merinding bulu kuduk. Berasa ingin dikeroki. (Dipopulerkan oleh mbak Lina).
Heng hands ball.
Ikun (w) inuk. Enak.
Ios iso.
Ipe ipar.
Iwak ikan. Sering juga berarti lauk pauk, misal: iwak krupuk.
Jagongan ngobrol.
Jangan sayur.
Jenggit menarik ke atas rambut di atas telinga.
Jeng-jeng jalan-jalan.
Jotha’an perang dingin. Ada sumpahnya. Gombleh (Mas Ilal) pernah mencontohkan sumpah jotha’an bunyinya, “Kothak tutup sabun, tak jothak limang tahun“.
Joyo sukses.
Kemandangan pemandangan.
Kemenyek sok cantik.
Kenthes pukulan.
Kewok pukulan.
Kiringndowa hajatan tahlilan untuk mendoakan saudara atau orang tua yang telah meninggal.
Kiwan kamar mandi.
Kolah kamar mandi.
Kop heading. Sundulan dalam sepak bola.
Kornol corner kick. Tendangan sudut dalam sepak bola.
Kuwalon tiri.
Lah apa? Sedang apa?
Lamuk nyamuk.
Laut istirahat kerja.
Lawoh lauk pauk.
-leh akhiran. Misal Ya iyaleeh…. Masak ya iya dong.
Lek-lekan begadang.
Lengo gas minyak tanah. Sering juga disebut lengo liyun.
Lengo klentik minyak kelapa.
Lir = Cling. Oke.
Mak jegagig tiba-tiba.
Mendarat rewang. Membantu di tempat orang punya hajat.
Menthur ranum.
Mlete kemaki. Sok cakep.
Mrekunyoh membual.
Muroh berbusa.
nda sapaan akrab yang sekarang kayaknya bergeser jadi Bos.
Ndarah hiyo memang iya.
Neker kelereng.
Ngakno bukakan (untuk pintu).
Ngapain pekerja rumah tangga di jakarta dan sekitarnya yang mengalami kejutan budaya kemudian berbahasa Indonesia dengan kosakata minim dan logat terdengar menggelikan. Misal, “mBang ojyek, saya nggonceknya mbegagah aja ya”.
Ngasak mencari atau mencuri buah-buahan tanpa peduli pada perhitungan kerusakan yang ditimbulkan. Ini kecil-kecilan karena volume yang dicari hanya untuk sekali makan saja.
Ngenat (w) ngetan, ke timur.
Ngewohi silit dikukur ungkapan untuk seorang yang plin plan (mencla-mencle).
Nggal penggalan dari kata tegal. Misal nggalgedhe dari kata tegal gedhe, nggalsari dari kata tegal sari.
Nggirahi membilas.
Ngotot bergeming.
Njanthok meminta dengan malu-malu atau diam-diam.
Njedhag penggambaran smes dalam voli yang sangat keras.
Njegleg listrik padam karena kelebihan daya.
Nonjok undangan berupa nasi dengan lauk pauk lengkap. Biasanya dibungkus kardus/kotak makanan.
Nyahnyoh pemurah.
Oooojiik jangan dong.
Pahpoh blo’on.
Pal gol = gol pal. Gawang.
Pasaem menurutmu.
Pleng pukulan. “Sing nakal tak pleng mengko”.
Plethek mencatut. Korupsi.
Pongot (w) potong.
Por puncak pencapaian. Achievement.
Rumpuk pesta bakar-bakaran hasil bumi di tempat terbuka.
Sak cethet-cethet ukuran tak terhingga.
Sah dom tingkatan sumpah tertinggi dengan resiko bagi pelanggar sumpah akan menjadi kinjeng dom.
Sambatan membantu suka rela.
Sogok kunci.
Sontik berobat.
Srep pukulan servis pada bulutangkis atau voli; posisi kartu telungkup dalam permainan umbul.
Tebo = teob = bento. Gila (updated by Cah Pasar).
Totohan judi.
Ujug-ujug tiba-tiba.
Unthuk-unthuk tiruan bunyi seseorang yang berjalan. Misal: “Ndhek mau pas ndhekne teka, unthuk-unthuk, trus aku dinehi rokok.” Untuk anak kecil inthik-inthik.
We’eh cah ujaran untuk mengungkapkan perasaan yang bercampur antara kagum dan sedikit iri.
Yayak duduk. Untuk anak kecil. Mungkin evolusi dari pinarak?
Yolah adalah. Bisa juga diseselkan saat menyanyi untuk melengkapi lirik.

12 thoughts on “Glosari Sulang (update)

  1. “Ternyata saya ketinggalan berita bahwa sulang punya Blog sendiri khusus warga Sulang & sekitarnya sehingga sekarang walo jauh dimata dan merantau entah kemana tapi mudah sekali untuk saling menyapa.Bravo Sulang”

  2. matoh : hebat ” Ben Matoh ek” (Biar hebat kan)
    lebi : Tutup (pintu) ” Ja’e lawange di lebi…(Coba pintunya ditutup)
    iwak dendeng : ikan gabus kecil
    Gene : “Bocah kok ngono iku gene cah”
    Kethu : Kopyah, kupluk

  3. Tundo : Tingkat, Bertingkat
    Watoo…!? : Ungkapan kecewa, Tidak puas (kata tambahan)
    : Digunakan; oleh komunitas Brangkulon (Sulang Barat)
    : “Watoo…, aku thek mok sithik?
    Gendhul : Botol
    Jengklong : Nyamuk
    Siben : Cuci muka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s