“Lik Jumini, pecel selawe, tebu kacer lik …!!!”

Teks oleh : Dwi Yoga Nugroho

Dulu, sekitar tahun 80-an temen temen yang Ngaji di Madrasah Santren Galsari pasti ndak bakalan lupa sama sesosok penjual jajan. Badannya ekstra subur, punya tahi lalat di dekat hidung. Jualannya macem-macem ada jajanan pabrik (snack), krupuk sambel, pecel pincuk, jeruk wedang, tebu, apel unyil, kolak ubi, plembungan Voltus, ndok cecek, safari dan laen laen. Dan kalau dagangan (jeruk terutama) mau kedaluarsa pasti yang jual ngadain pesta Royokan. Dunak (bakul dari anyaman bambu) sengaja di taruh di tempat lapang sebelum jam terakhir usai, nah begitu kita keluar dari kelas dunak tadi langsung jadi rebutan. Pating kruntel, cakar cakaran, graut grautan, kopyah pada jatuh, sarung pada sobek, gara gara royokan jeruk.

Pedagang yang bikin acara gituan namanya Lek Jumini, kalau jual biasa mangkal di pojok madrasah bagian utara ( deket pohon sawo itu lho..). Pakaian yang di kenakan gak pernah stretch, selalu mengenakan rok atau daster yang longgar, karena tubuhnya gendut sekali. Lik Jumini adalah ibu kandung dari Pak Kamituwo Ngatemin ( Pak Wo ), penjaga gawang gaek periode PS Z-Terror atau Putera Bhirawa.

Yang mau di tulis disini bukan jajanan Madrasah atau pak Wo yang jago keeper itu, tapi ini berita sedih cah. Tanggal 9 September 2008 kemarin, Lek Jumini telah di panggil Illahi Rabbi, hipertensi dan penyakit komplikatif lainnya menemani akhir hidupnya. Bagemanapun juga beliau sudah mencipta beberapa frame di masa lalu kita, sebuah kenangan yang menjadi indah ketika diingat.

Semoga Ramadhan ini adalah bulan yang baik untuk merelakan perginya Lik Jumini. “Lik Jumini, pecel selawe, tebu kacer lik…”

5 thoughts on ““Lik Jumini, pecel selawe, tebu kacer lik …!!!”

  1. Inalillahi Wainaillaihi roji’un. Selamat jalan lek, jasamu kan ku kenang.
    Do’aku menyertai, Dosa dan salah terampuni, Amalanmu diterima Illahi Robbi.

  2. Innalillahiwainnailaihi roji’uun.
    Mbak kot gimana kabare?Masih jualan-kah?komoditi kawis masih jadi primadona anak2 madrasah sekarang g y brot?
    aku dulu sering salah pilih yen beli, pasti dapet yang mentah😦

  3. sy rada2 lupa karena sudah 20 th yang lalu yang mana lik jumini itu,smoga beliau diberi tempat yang baik disisi-NYA ,yang mungkin atas jasanya pernah menyuplai kebutuhan njajan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s