Hari Jum’at, Hari Adus Kali Nasional

Seorang kawan -sarjana Psikologi UGM- pernah berujar iklim jiwanya selalu buruk setiap kali bertemu dengan hari Jum’at. Entah kenapa setiap Jum’at dia selalu uring-uringan. Sebagai orang jawa dia mengira barangkali karena itu adalah hari lahirnya. Tetapi sebagai sarjana psikologi (yang menuntutnya untuk selalu berpikir ilmiah) dia membuat teori bahwa Jum’at adalah puncak titik tertinggi kurva kehidupan manusia dalam seminggu. Karena itulah kebanyakan manusia akan mengalami stress yang luar biasa di hari itu.

Benar atau tidak? Entahlah. Tapi berdasar pengalaman pribadi jaman kecil, hingga kini akupun menempatkan hari Jum’at sebagai hari istimewa.

Pertama karena setiap hari Jum’at aku harus mandi lebih banyak dari hari-hari lainnya. Kalau di hari-hari lain biasanya hanya mandi pagi dan sore, maka setiap Jum’at, Ibuk selalu menyuruhku mandi siang menjelang Jum’atan. Kata Ibuk kalau tidak mandi nanti kasihan orang yang sholat di sebelahku.

Dan kedua, hari Jum’at berarti libur madrasah. Di desaku sebagian besar anak-anak usia SD dan SMP pasti menempuh pendidikan ganda. Pagi mereka sekolah di SD atau SMP dan sore mereka ngaji madrasah di Santren (di RW Nggalsari). Nah, karena madrasah itu sekolah agama Islam maka hari liburnya pun hari Jum’at. Bisa dong membayangkan betapa hari libur ini terasa menyenangkan karena sebelumnya setiap pulang sekolah jam 12 atau 1 siang, setelah itu jam 1/2 2 kami sudah harus ngaji sampai jam 5 sore. Karena itulah, berbeda dengan kawan yang kuceritakan di awal tadi, aku dan kawan-kawan menyambut hari Jum’at dengan suka cita.

Kronologisnya kira-kira begini. Usai Jum’atan dan makan siang, aku dan teman-teman segera berkumpul di lapangan kecamatan. Agendanya sudah jelas: bluron (adus atau mandi di sungai) di Brangkulon (RW III). Biasanya kami sudah janjian dengan teman-teman yang rumahnya di Brangkulon. Juned (Junaidi), Lisin (Muhlisin), Murodad, Gowok (Muhtain), dan lain-lain.

Seingatku ada lebih dari lima kali yang sering kami pakai bluron. Tapi ugh.. aku tidak bisa mengingat nama-namanya lagi. Kalau tidak salah ada Kedung Jamban, Kali Lo, Kali Mbah Mi, kali wedok, dan kali Tarung.

Sayang anak-anak kecil di Sulang sekarang sudah sulit untuk bisa merasakan nikmatnya bluron. Ya gimana lagi, wong airnya juga sudah tidak ada. Salah sendiri hutannya digunduli!

7 thoughts on “Hari Jum’at, Hari Adus Kali Nasional

  1. musim hujan telah tiba, sungai sungai sudah pada penuh airnya. ayo siapa mau bluron ?
    Gak wani mesti….wedi kintir tah wedi di pangan regul ?

  2. Masih ada kok tempat buat bluron, datang aja ke rawa sambongan. Ga pernah kering tuh airnya. Tapi ingat, mesti ijin dulu sama danyangnya!

  3. Semoga bendungan yang lagi dibangun (growongan ya?) bener2 bakal jadi angin segar buat orang sulang.
    Amiiiin.
    Biar ada semangat pas ada acara “hari pulang kampung”😉

  4. kali yang tidak pernah kering yo kuwi kali Pace. Mbanyurowo, Tapi ada gowoknya. Dulu jarenya ada api Kelep tidak bisa di tulungi ( jare lho ya !! ). Gimana Kalo kita ganti acara bluron dengan Bungy Jumping di treteg lapangan. Lokasinya strategis, tidak angker karena wit mindhiknya sudah di tegor ( di senso ).

  5. Saya juga sependapat mas,sayapun merasa sedih melihat sulang sekarang yang setiap tahun pasti dilanda kekeringan. Setiap kali saya pulang kerumah yang saya lihat cuma panas, kegersangan, sungai yang kering, hutan yang gundul dll yang menunjukkan bahwa desa Sulang merupakan desa yang “Miskin”. Mana tempatku bluron dulu, mana tempatku mancing dulu dan mana tempatku ‘ngindrin” dulu. Tapi maaf bukan saya yang ngundrin lho, saya cuma ikut ngambil ikan yang di indrin he..he..Ya saya cuma berharap gimana “PEMDA” sulang dapat membangun sulang kembali minimal seperti waktu saya kecil dulu.Semoga dengan pak Lurah yang baru sulang dapat berada pada jalur yang benar…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s