Tentang Sulang

img_1638

teks : Dusone, foto: Dui

Secara geografis, sulang berada 12 km di selatan Rembang dan 25 km di utara Blora. Dengan luas sekitar 8.525 kilometer persegi, sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan kapur, sehingga tanahnya mengandung padas. Tetapi secara umum Sulang berkontur landai.

Sebelah barat berbatasan dengan desa Tanjung, selatan dengan Kemadu, utara dengan Kaliombo dan Jatimudo, dan di timur berbatasan dengan Pomahan.

Sulang merupakan pusat pemerintahan kecamatan Sulang, sehingga terdapat keuntungan akses ke pusat pemerintahan, dan sarana prasarana yang mendukung jalannya roda kehidupan maupun perekonomian.

Sarana prasarana yang ada antara lain: Puskesmas, pasar, masjid besar, bank (BRI, BMT), KUD, Sekolah (TK, SD, SMP, MTs, SMA, pondok pesantren, madrasah), studio musik, rental/pengetikan komputer, warnet, mushola yang tersebar hampir di seluruh wilayah desa, dan lapangan olahraga (sepakbola, bola voli, bulu tangkis).

Jenis olahraga yang menjadi kegemaran mayoritas warga adalah sepakbola dan bola voli. Tak heran jika oleh perkumpulan pemuda (Forum Generasi Muda Sulang) diadakan turnamen rutin tahunan sepakbola yang bernama “Syawalan cup”.

Selain itu juga didukung oleh lokasi yang menjadi jalur utama transportasi Rembang-Blora, sehingga sarana transportasi cukup mudah dan beragam, antara lain adalah angkota, mini bus, bus AKDP, ojek, becak dan colt pick up.

Jumlah penduduk pria 18.211 dan perempuan 18.722, mayoritas penduduk bermata pencaharian petani (pertanian tanaman pangan/perkebunan), wiraswasta, pegawai negeri, TNI/Polri. Tanaman yang banyak diusahakan adalah padi, palawija dan kelapa, sedangkan ternaknya adalah sapi, kambing dan jenis unggas (ayam/bebek).

Sulang terdiri dari 7 rukun warga (rw): RW 1 Sulang Utara (Blanglor), RW 2 Sulang Tengah, RW 3 Sulang Barat (Brangkulon), RW 4 Gaplokan, RW 5 Tegalsari (Galsari), RW 6 Tegalgede (Galgede), RW 7 Karanganyar (lapangan), RW 8 Banyurowo.

Selain itu, ditempat-tempat tertentu ada juga yang memiliki sebutan tersendiri, entah karena sejarahnya atau letaknya, misalnya : Kauman (Brangkulon), Tapa’an (brangkulon), Pojok (Sulang Tengah), Lapangan (Karanganyar), Sinderan yang oleh anak muda diplesetkan menjadi ’Sinderland’ (Gaplokan), dan Santren (Galsari).

Disusun oleh: Dusone Yudiarcho

Tanggapan

  1. eh untuk dwi setyorini aku mau tanya beberapa hal :
    1. apa km dl lulusan SMP N 1 Sulangn tahun 1994
    2. apa km jg lulusan SMA N Sulang IPA tahun 1997 (temennya atun, anis dll)

  2. apa kabar kemadu aku kangen banget pengen muleh

  3. Wah, saya baru tahu kalau ada Sulang Online.Bisa dijadikan tombo kangen di rantau.Gak perlu sibuk cari info via telp,udah tahu kabar n berita orang2 Sulang plus seluk beluk kegiatannya.Bravo Sulang.Thanks for everything

  4. Ups…. SELAMAT DATANG buat likuyak…. Anda termasuk yang ditunggu-tunggu di blog SO. Pasti nambah semangat buat SO Community. Bravo……

  5. Bikin makin kangen…..

  6. meh manggung penontone wes entek….

    eo wegah nuuuu…..

    hehehe,,,,,,

  7. alu2…….

    gag sido manggung….

  8. sulanggggggggg…..

    gutz bay….

  9. ohh ngunu yo duzzzzz

  10. lagek ngetik ning SO….

  11. duz lapo khon?

  12. sing jelas menuju SULANG BARU, SULANG YANG LEBIH DARI DULU….OK
    ayo truss MAJU. tak dukung kok. doa juga loh.

  13. SULANG ONLINE

    kemarin, aku dan beberapa teman yang ternyata secara diam-diam memperhatikan kelangsungan SO ini berbincang yang akhirnya berujung pada satu pertanyaan, ‘mau dibawa kemana SO ini?’

  14. hahahah

  15. sulang-suling….

  16. ;-)

  17. mau tambah wacana tentang mitologi asal usul sulang cah. Menurut cerita mbahku, jaman dulu waktu penyebaran islam seorang sunan yang bernama Sunan Bonang sedang melakukan penyebaran agama islam. Saat itu dalam rombongannya terdapat seorang pegikut beliau yang sedang sakit. Karena waktu sudah masuk dhuhur, maka beliau dan rombongan berhenti untuk melaksanakan sholat. Dengan segala kekurangan, mereka meninggalkan salah seorang pengikut yang sedang sakit. Tapi alangkah terkejutnya Sunan Bonang dan rombongan ketika sholat sudah usai, ternyata salah seorang pengikut yang sedang sakit sudah meninggal. Maka dari itulah beliau memberi pengeling( pengingat-ingat)untuk daerah ini dengan sebutan “SULANG”. Dalam bahasa jawa dari kata “KESUSU ILANG”. Maksudnya terlalu cepat meninggalkan mereka ( Keburu mati ). Mungkin sekelumit coretan ini bisa membantu Moek dan Mbak Agnessekar untuk hal-hal yang berkaitan dengan blog ini. Salam kenal dari cam@tjamur untuk cah sulang sing ning monco kabeh. Ayo mbangun deso cah, mulai hari ini sulang ada mini market lho. Tambah ruameeeee .

  18. congratulation for a first winner … keep fighting for better future

  19. Salam kenal dan Selamat tuk anda..

    Tulisan dan blog anda memang sangat pantas menang, memompa semangat tuk membangun bersama-sama, saya udah pasang link anda dn kalo nga keberatan link balik juga yah.. moga sukses dan maju terus para blogger indonesia tuk membangun negeri kita tercinta.

  20. Salam kenal…

    Blog dan artikel yang menarik…Inspiratif!!
    Congratulations ya.. Uda menang lomba Bugiakso!!
    Terus berkarya buat bangsa kita!!

    Regards..

  21. Terima kasih datanya, sangat bermanfaat untuk penelitian, kebetulan kami berencana ke sana, makanya blog ini tepat untuk dibaca. Sukses untuk anda.

    Regards, agnessekar.wordpress.com

  22. wah ndak mas aku asli jogja kemarin cuma sempat mampir ke rembang terus sedikit mengitari sulang… berdasar guyonan orang-oran yang ku temui sulang berasal dari kata itu asu ilang… heheh lucu wah mitologinya gimana tuh… kalau dirunut dari sejarahnya pasti menarik dan menyenangkan hehehe minimal untuk tahu mitologi dan asal sebutan sulang itu pasti ada banyak versi yang beredar… nah ditunggu nich ceritanya soal mitologinya… setahuku di lasem banyak buku-buku kuno sejarah lasem dan rembang juga jepara. ki aku aja baru baca bukunya sabda badra santi tulisan Mpu Santi Badra… ajarannya keren gak kalah ma filsuf tenar terkemuka….
    sukses selalu tuk sulang online

  23. xixixixixix adik cahhhhhhhhhhh

  24. gobang mesti langsung coment kowe ra tau nyambut gawe po piye leh…

  25. welehhhhhhhh iyo x cah

  26. Wah dari taiwan cah….(wis cuma gini aja, masalahe isih gumun)

  27. salam kenal ya…

    senang bisa menikmati ilmu pengetahuan dan mengenal blog ini. :)

    Salam hangat persahabatan dari Taiwan :D

  28. selamat datang mas moek, dirimu asli sulang kah ? mitologi Sulang masih simpang siur tuh. Coba mas moek bantu kita-kita cari referensi sejarah penamaan desa ini, sapa tau bisa membantu dalam menyususn puzzle sulang. Salam rukunsulang !!

  29. ehh ya asik nich ada sulang online… bener nggak tho SULANG berdasar dari kepanjangan ASU Ilang…. ceritanya gimana nich…. menraik kayaknya mitologinya…

    salam dari jogja

  30. lho ayo leh..

  31. nggih pak de..

  32. cah cah ndang di lengkapi kui

  33. aio aio pada ditambahi datane..apamaning yen ada data sing luwih anyar,aptudet…aioaio sedulur kabeh..sapa tau suk rejaning jaman data data iki diperlukan..monggo monggo mbak mas ibu bapak kakek nenek adik kakak cucu ponakan buyut, penakan,,ups ketrucut,,hush hush,,


Beri tanggapan

Your response: