Oleh: Editor | 19 September 2009

Lair Batin Ya….

jendela maaf

Jendela kawedanan. Foto: Dwiyoga Nugraha

Saat mengucapkan selamat lebaran, jarang sekali orang Sulang menyertakan kalimat penuh bunga. Barangkali iklim yang panasnya minta ampun, telah membuat warga Sulang sedikit tidak romantis. Tapi bukan berarti tidak tulus.

Cukup dengan mengucapkan “Lair batin, ya…” sambil berjabat tangan, maka saat itu juga terjadi kesepakatan yang ikhlas bahwa masing-masing pihak telah saling memaafkan kesalahan-kesalahan di masa lalu.

Semoga lebaran kali ini juga melahirkankan kembali keikhlasan sedulur-sedulur Sulang untuk saling membuka pintu dan jendela maaf di hati.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H.

Lair batin, ya…


Tanggapan

  1. Minal Aidin Wal Faizin, ngono ae yo cah! Sayange gak ono acara yang mempertemukan kita semua. Piye Duitor? Kosong2 lho ya!

  2. Selamat Idul Fitri
    1 Syawal 1430 H

    Taqobbalallahu minna wa minkum
    Taqoballah ya karim
    Minal aidzin wal faizin
    Mohon Maaf Lahir Batin

  3. Podho-podho yo…sepurane sedulur-sedulur sulang. setelah setahun gk mulih ternyata sulang lebih bersinar (rodo padang maksude), banyak warung bermunculan

  4. Met lebaran kanggo bocah-bocah sulank, mohon maaf lahir dan batin.
    smoga nanti dapat berjumpa dengan sulangku…
    salam kangen…

    best regards
    nanuk

  5. LAIR BATIN YO CAH …
    KOSONG KOSONG LHO YA !


Beri tanggapan

Your response:

Kategori